MEDAN-SACOM: Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) asal
Sumatera Utara, Rahmat Shah, mengeluhkan leletnya proses penyelesaian
masalah agraria di Provinsi Sumatra Utara. Terkesan masalah agraria di
Sumut kurang serius diselesaikan.
"Penyelesaian sejumlah kasus agraria di Sumut terkesan lamban dan tidak
ada political will dari pihak terkait," tegasnya, Sabtu di Medan
(31/12).
Padahal akibat kelambanan itu malah akhirnya menimbulkan konflik
berkepanjangan dan kerugian materi serta waktu. Ia menunjuk salah satu
masalah tanah yang tak ujung usai antara masyarakat kontra PT.
Perkebunan Nusantara (PTPN) 2 di Kabupaten Deli Serdang dan Langkat.
Belum lagi ada kesan sengaja dibiarkan berlarut-larut oleh instansi yang
berwenang, oknum pejabat PTPN 2 dan Badan Pertanahan Nasional (BPN)
Sumut. Motifnya diduga terkait dengan kepentingan sekelompok oknum
pejabat PTPN 2 dan BPN Sumut maupun pihak-pihak terkait lain, yang
hendak mengeruk keuntungan dari hasil penyewaan sejumlah lahan yang
selama ini diklaim sebagai milik PTPN 2 itu.
sumber/
source:
suaraagraria.com